5 Tokoh Sastrawan Indonesia yang Paling Berjasa

5 Tokoh Sastrawan Indonesia yang Paling Berjasa

Beberapa dari kamu mungkin ada yang bingung jika ditanya “siapa saja tokoh sastrawan indonesia?” apakah dosen yang mengajarkan sastra termasuk sastrawan? Atau seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan di fakultas sastra adalah sastrawan? Kalau bukan, lalu siapakah mereka?

Seperti yang kita ketahui bahwa sastrawan adalah penyebuta bagi mereka yang penulis dibidang sastra, atau mereka yang mempelajari hal ini secara mendalam, jadi bukan mereka yang hanya mengenal dasar-dasarnya saja.

5 Tokoh Sastrawan Indonesia

Ingin tahu siapa saja tokoh sastrawan indonesia? Yuk ikuti pembahasan kita kali ini.

1. Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer

Siapa saja yang suka dengan dunia sastra pasti sudah tidak asing dengan nama satu ini, Pramoedya Ananta Toer sendiri adalah salah satu tokoh yang cukup berpengaruh dalam sejarah sastra di Indonesia, salah satu karya yang cukup melegenda dan tidak lekang oleh waktu adalah “Bumi Manusia”.

Pria yang lahir pada tanggal 6 Februari ini memiliki banyak sekali karya, selain Bumi Manusia, ada beberapa tulisan lain yang tidak kalah menggoda seperti Gadis Pantai, Arus Balik, dan juga Jejak Langkah.

2. Chairil Anwar

Chairil Anwar

Diurutan kedua ada Chairil Anwar yang tutup usia diusia muda, namun berkat karyanya, nama pria yang lahir di medan ini terus dikenal banyak orang hingga saat ini. Salah satu puisi yang cukup dikenal orang, bahkan hingga saat ini adalah puisi yang berjudul “aku”.

Chairil Anwar sendiri mulai mengenal dunia sastra sejak berumur 19 tahun, dimana pada saat itu orang tuanya sedang bercerai, dan chairil pindah ke Jakarta (pada saat itu bernama Batavia). Setelah pindah kesini, baru Beliau mengenal sastra lebih dalam.

3. Sapardi Djoko Damono

Sapardi Djoko Damono


Ketertarikannya terhadap dunia sastra sudah dimulai sejak muda sama seperti Chairil Anwar, yakni 17 tahun. Ketertarikan ini sendiri terjadi karena Beliau mengidolakan sosok sastrawan indonesia juga, yakni WS Supratman.

Sejak saat itu dia mulai menulis dan mengirimkan kepada media-media. Respon positif yang diterima oleh supardi membuat dirinya begitu mencintai akan dunia kepenulisan.

4. W.S Rendra

W.S Rendra

Selanjutnya adalah Beliau yang menjadi idola dari pak Sapardi, WS Rendra, pria kelahiran 7 November 1935 yang sudah malang melintang dalam dunia sastra Indonesia. Sastrawan besar yang selama ini dikenal sebagai si burung merak ini memang tumbuh dan besar dilingkungan seni yang kental, maka tak heran ketika ia besar bisa meliharkan banyak karya mulai dari puisi, cerpen, naskah drama, dan masih banyak lagi lainnya.

Kata Rendra, berkyara adalah seperti melakukan ibadah. Karena dalam membuat karya katanya harus peka terhadap apa yang ada disekitar. Sangking berpengaruhnya WS Rendra terhadap dunia sastra Indonesia, Beliau pada tahun 2008 mendapatkan sebuah gelar bernama Doktor Honoris Causa.

5. Taufik Ismail

Taufik Ismail

Selanjutnya ada Taufik Ismail yang juga tidak kalah populler dalam dunia sastra yang mana beliau sendiri sedari kecil sudah senang membaca, hal ini juga semakin kondusif karena ayah dan ibunya adalah seorang wartawan dan guru.

Sejak SMA Taufik ismail sudah ingin menjadi seorang Sastrawan, namun pendekatan yang digunakan untuk menjadi seorang sastrawan sedikit lebih nyentrik. Agar impiannya bisa tercapai, Taufik Ismail bekerja sebagai seorang dokter dan ahli dalam perternakan. Namun sayangnya impian untuk memiliki bisnis sendiri itu gagal.

Dan pada akhirnya ia dikenal sebagai salah satu sastrawan besar yang berhasil meraih banyak penghargaan seperti Cultural Visit Award, South East Asia Write Award, dan masih banyak lagi lainnya.

Selain beberapa sastrawan diatas, masih banyak nama lain yang belum kami ulas seperti Goenawan Mohamad, Andrea Hirata, Hans Bague Jassin, NH. Dini, dan lainnya. Dari sekian banyak sastrawan Indonesia, mana yang menjadi favorit kamu?

Belum ada Komentar untuk "5 Tokoh Sastrawan Indonesia yang Paling Berjasa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel